Pusat Informasi dan Publikasi MAN 3 Majalengka

Monday, May 11, 2026

Matikan Saklar Setelah Digunakan – Hemat Listrik, Selamatkan Bumi

Kebiasaan kecil sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya bisa sangat besar. Salah satunya adalah membiasakan diri untuk mematikan saklar dan mencabut colokan setelah digunakan. Banyak peralatan listrik tetap mengonsumsi energi meski tidak sedang dipakai, hanya karena masih terhubung ke sumber daya. Fenomena ini dikenal sebagai standby power atau listrik laten. Jika dibiarkan, energi yang terbuang akan menambah beban tagihan sekaligus memperbesar jejak karbon.

Bayangkan sebuah kelas dengan komputer, kipas angin, dan proyektor yang dibiarkan tetap tersambung meski sudah tidak digunakan. Dalam sehari, energi yang terbuang bisa cukup besar. Jika seluruh madrasah melakukan hal yang sama, pemborosan energi akan semakin terasa. Sebaliknya, jika setiap siswa dan guru membiasakan diri mencabut colokan, maka penghematan energi akan signifikan.

Gerakan “Matikan Saklar Setelah Digunakan” adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap bumi. Tangan yang mencabut colokan adalah simbol tanggung jawab, dan bumi yang tersenyum adalah gambaran hasil dari tindakan sederhana tersebut. Dengan langkah kecil ini, kita turut menjaga lingkungan, mengurangi emisi, dan menanamkan kebiasaan baik kepada generasi muda.

Mari jadikan gerakan ini sebagai budaya madrasah. Guru dapat mengingatkan siswa setelah pelajaran selesai, sementara siswa bisa saling mengingatkan teman sekelas. Petugas piket pun dapat menambahkan pemeriksaan saklar sebagai bagian dari rutinitas harian.

Hemat listrik hari ini, bumi tersenyum untuk masa depan.

No comments:

Post a Comment