Pusat Informasi dan Publikasi MAN 3 Majalengka
Showing posts with label Jurnalistik. Show all posts
Showing posts with label Jurnalistik. Show all posts

Thursday, May 21, 2026

Lentingkan Prestasi, Jurnalistik MAN 3 Majalengka Raih 3 Juara Harapan di Event Lomba Nasional

Jatiwangi, Kamis, 21/05/26. Untuk kesekian kalinya ekstrakulikuler Jurnalistik MAN 3 Majalengka kembali mendulang prestasi. Kali ini tidak tanggung-tanggung mereka mendapatkan prestasi di event lomba video tiktok tingkat Nasional yang diselenggarakan 2 institusi kredibel.

Prestasi gemilang yang diraih ekstra kulikuler jurnalistik berturut-turut adalah harapan I di tiga kategori lomba Video Pelajar yang sama-sama dilaksanakan di tingkat Nasional, 1 kategori di The Olympus Champion Bali dan 2 kategori di Global House.

Selaku Pembina Esktrakulikuler Jurnaslitik, Firman Saefatullah memberikan apresiasi untuk para siswa yang mengikuti ajang bergengsi nasional ini. Lomba ini menjadi ajang untuk mengembangkan potensi yang dimiliki anak-anak. 

Lomba ini memantik potensi yang dimiliki oleh anak-anak ekstrakulikuler jurnalsitik, potensi mereka semakin terasah dan terahkan pada kegiatan yang menuntut daya kreatif dan optimalisasi karya. Karena dengan lomba ini mereka terus belajar dan berlatih dengan membuat karya-karya yang dapat mengharumkan nama madrasah. terang Firman.   

Nasya Sintia Dewi, ketua ekstrakulikuler jurnalitik mengungkapkan kegembiraanya atas prestasi yang di raih oleh eskul yang dipimpinnya. Kesungguhan yang terus menerus menjadi spirit dalam membuat karya akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan, kita memang tidak masuk menjadi juara utama tapi pencapaian ini bisa membuktikan bahwa kita mampu berperan dalam mengharukan nama madrasah, ungkapnya.  

Lomba ini diikuti oleh anggota ekstrakulikuler jurnaslitik yang di bagi kedalam tiga kategori lomba, pertama lomba video kuliner lokal diikuti oleh Nasya Sintia Dewi kelas XI E dan Fadlan Maulana Dzikry kelas XI A. 

Kedua kategori video tempat menarik di daerahku diikuti oleh Ali Rahman Tsani kelas X A, Satria Agung Nursahid kelas XI B, Jauza Desfira Khumairah kelas XI F dan Radyana Nuraulida Sopian Kelas Xi F. 

Ketiga, Kategori Potret Positif Sekolahku diikuti oleh Desifa rahmawati kelas XA, Dewi Sita Apriliando kelas XA, Tiara Zulfaa Nurcahya Kelas XA, Nazril Rizq Nefriady Chaniago kelas XA dan Sidiq Firmansyah Kelas XI B.

Hj. Ela Nurlela, M. Pd, Kepala MAN 3 Majalengka turut mengapresiasi prestasi yang terus diukir oleh semua ekstrakulikuler yang ada di madrasah. Keberhasilan dalam mengikuti perlombaan itu bukan sesuatu yang instan, semua harus dipersiapkan dan ditreatmen dengan baik.

Hari ini prestasi kembali dipersembahkan oleh ekstrakulikuler Jurnalistik. Ibu merasa bangga dan meminta kepada semuanya untuk terus berkarya, jangan patah semangat dan jangan lupa bahagia, pungkas Hj. Ela.

Thursday, February 5, 2026

PODCAST MAN 3 MAJALENGKA KREATIFKAN STRATEGI REKRUTMEN MURID BARU

       

             Podcast Man 3 Majalengka diinisiasi oleh ide besar Kepala Madrasah, Ela Nurlaela, M. Pd yang berharap adanya ikhtiar optimalisasi peran media sosial yang dimiliki madrasah dan ekstrakulikuler. Setiap media social diharapkan mampu berperan dalam publikasi kegiatan dan rencana program madrasah.

Media sosial menjadi tempat bercengkerama para netizen lintas generasi. Tempat interkasi ini menjadi pilihan yang terbaik untuk medeklarasikan keterbukaan informasi dan jalan ninja kehumasyan guna ketercapaian penerimaan dari stakeholder Madrasah. Dari Mulai murid dan calon murid hingga orang tua murid dan orang tua calon murid, dominan berinteraksi di wasilah kekinian tersebut.

 Kreatifitas strategi

Sebagai kepala Madrasah, Ela berharap semua tayangan Podcast dijadikan sebagai mercusuar dengan jangkaun yang jauh. Pada pelaksanaanya mercusuar ini meniscayakan tersebarnya berita-berita tentang MAN 3 Majalengka melalui penayangan video obrolan santai tapi berbobot itu.

Ide ini terlontar dalam kesempatan diskusi Bersama tenaga pendidik dan kependidikan MAN 3 Majalengka pada awal semester genap tahun Pelajaran 2025/2026. Ela memaparkan strategi Sistem Penerimaan Murid Baru di awal tahun Pelajaran yang akan datang. Salah satu yang dicetuskan olehnya adanya kreatifitas baru dalam mengemas misi rekrutmen siswa ini melalui usaha mempublikasikan Madrasah lewat jalur dalam jaringan atau online berbasis media social yang trending.

Pilihan Podcast sebagai jalur publikasi bukan tanpa Analisa. Media social kekinian kerap menampilan Podcast sebagai adegan obrolan ringan membahas tema-tema yang pada hakikatnya berat, akan tetapi ditampilkan dengan kalimat-kalimat yang ringan dan mudah dimengerti pemirsa. Dipilihlah ekstrkulikuler Jurnalistik untuk menggawangi program Podcast besutan pemimpin Perempuan kekinian ini.

Strategi yang kreatif sangat dibutuhkan dalam berkontestasi di musim rekrutmen murid baru tahun depan. Pemanpatan fasilitas multimedia yang madrasah miliki dan pemberdayaan esktrakulikuler yang juga mengawal visi misi madrasah menjadi 2 garda utama dalam pelaksaanaan strategi kreatif Bernama Podcat ini, jelas Ela Nurlaela.

Podcast dan Jurnalistik

Menjadi leading sector program yang sama sekali baru di lingkungan MAN 3 Majalengka, ekstrakulikuler Jurnalistik merasa tertantang dan melabeli dirinya sebagai pembelajar keras (Hard leaner). Sebagaimana di katakan Firman Saefatullah, M. Pd selaku Pembina ekstrakulikuler Jurnalsitik Mantika bahwa Untuk menyiapkan adegan ngobrol santai yang direkam secara ciamik tentu membutuhkan persiapan yang tidak sederhana.

Program baru ini menjadi tantangan yang diawal menerimanya tidak mudah kita urai dari mana kita memulainya, akan tetapi berkat arahan dari bu kepala Madrasah yang menghendaki Beber bari Layar (sunda red) maka Bismillah kita melabuhkan prinsip melaksanakan amanh dengan Learning by Doing. Sehingga dapat dilalui tahapan yang kita urai dari mulai menyiapkan perangkat baik keras maupun halus sampai membekali SDM siswa jurnalsitik dengan ilmu komunikasi dan operasinoal perangkat tadi. Ujar Firman.

Uji coba menjadi pintu gerbang pelaksanaan program ini, nara sumber dan pembawa acara yang dipirsakanpun masih gagap kamera. Dalam kesempatan lain kamera masih belum mau bersahabat dengan perangat lainnya. Audio yang tidak sinkron dengan tangkapan gambar masih sering ditemui. Tantangan yang ada tidak menjadikan aral bagi semua crew Jurnalistik mantika. Justru apa yang ditemui dijadikan sebagai sumber belajar untuk menciptakan adegan ngobrol santai yang mendekati sempurna. Pungkas Firman.

Monday, December 8, 2025

Jurnalistik MAN 3 Majalengka Bukan Eskul "Kaleng-Kaleng"


Mantika-Senin, 8/12/2025. Dalam rangkaian kegiatan Hari Guru Nasional (HGN) di MAN 3 Majalengka, salah satunya dilakukan penyerahan Piagam Penghargaan Perlombaan dari Ketua Ekstrakulikuler (eskul) Jurnalistik Nasya kepada kepala Madrasah Hj. Ela Nurlaela. 

Piagam penghargaan yang pada hari Kamis di terima oleh eskul Jurnalistik dalam event perlombaan bertajuk Video Competition yang di gelar oleh Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Majalengka bekerjasama dengan Besokseninco Majalengka Youth Media. 

Dalam Perlombaan yang di gelar untuk memeriahkan hari Aids Se-Dunia tingkat Kabupaten Majalengka itu Eskul Jurnalistik Mantika meraih Juara Kedua dan mengalahkan puluhan peserta lainnya yang berasal dari sekolah Menengah se- Majalengka.

Film Pendek berjudul "Tentukan Masa Depanmu" karya Tim Film Ekstrakulikuler Jurnalistik MAN 3 Majalengka mendapatkan apresiasi dari dewan juri lomba dan netizen. Terbukti dengan raihan Juara kedua ini diperoleh dari penilaian Dewan Juri dan respon netizen di Media Sosial khususnya Instagram. 

Prestasi ini mendapatkan atensi istimewa dari Kepala Madraasah sebagai pembuktian kesungguhan siswa yang tergabung di ekstrakulikuler dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya. Khususnya di Eskul Jurnalistik Hj. Ela Nurlaela memberikan wejangannya jangan tanggung-tanggung dalam mempelajari semua hal tentang jurnalistik dan belajar pula untuk memperaktikannya dengan fasilitas yang ada di madrasah. 

Ekstrakulikuler itu wadah untuk pengembangan minat dan bakat siswa, siswa yang tergabung dalam eskul pasti menginginkan potensi yang dimilikinya berkembang. Makanya dengan arahan dan bimbingan dari Pembina diharapkan Ekstrakulikuler benar-benar mampu mengakomodasi harapan itu. Ekstrakulikuler Jurnalistik telah membuktikan mampu menjadi wadah pengembangan khususnya dalam bidang Jurnalistik dan berusaha mempraktikkan keilmuan yang dipelajari dengan mengikuti perlombaan higga meraih prestasi ini. Tegas Hj. Ela Nurlaela.

Sebagai tambahan informasi. Menurut keterangan dari Pembina Eskul Jurnalistik Mantika Firman Saefatulah, M.  Pd, sebelum raihan prestasi ini Ekstrakulikuler Jurnalistik juga mendapatkan prestasi tingkat Nasional yaitu Juara Harapan I Lomba Sinematik yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada bulan November 2025.

Wednesday, October 15, 2025

3 Kunci Sukses Jadi Amanat Firman Saefatullah di Upacara Bendera 13 Oktober 2025


Majalengka (MAN 3 Majalengka) - Siswa berbaris dengan teratur dibalut keseriusan penuh khidmat terlihat dalam upacara bendera Senin, 13/10/2025. Ceremonial rutin ini tidak terkesan formalistik karena dilaksanakan dengan kesadaran yang tinggi oleh para siswa bersama dewan guru dan tenaga Kependidikan MAN 3 Majalengka.

Bertindak selaku pembina upacara Firman Saefatullah, M. Pd., dalam amanahnya mengurai hikmah surat Al Ashr yang di dalamnya terdapat 3 kunci sukses.  Sebelum menjelaskan ketiga kunci tersebut, Firman Sae bertanya kepada peserta upacara "Surat apa yang paling ditunggu dilantunkan ketika jam pelajaran berlangsung?" dan para peserta pun seperti dikomando kompak menjawab dengan lantang "Surat Al Ahsr", ada pula sebagian kecil berteriak "Wal Ashri Pak."

Firman Sae mengajak para peserta untuk bersama-sama melantunkan ayat-ayat Qur'an surat Al Ashr dengan sebelumnya memberikan warning bahwa ini bukan waktunya pulang sekolah. Peserta upacara dengan  khusu' dan berjama'ah melantunkannya sampai selesai dan diakhiri Shadaqallahul Adzim. Pembacaan ini jadi pemandangan yang berbeda dari upacara-upacara sebelumnya.

Lebih lanjut Firman Sae menjelaskan 3 kunci sukses tersebut. Pertama, optimisme atau yakin. Setiap kita akan melangkah harus didasari dengan keyakinan yang mantap. Di dalam ajaran Islam diajarkan setiap memulai sesuatu kita hendaknya membaca Basmalah, dengan Basmalah kita akan yakin bahwa ikhtiar kita dibersamai oleh Allah Yang maha Rahman dan Rahim.

Kedua, Doing The Best Action. Lakukan semua tahapan dengan optimal, perencanaan yang terbaik, pelaksanaan yang terbaik dan evaluasi juga yang sungguh-sungguh. Ketiga, Comunication and Colaboration. bekerjasamalah dengan orang lain untuk mendukung pencapaian masa depan kita. Di akhir amanat Firman Sae mengungkapkan quote "tidak ada masalah yang tidak selesai dengan komunikasi."

Upacara senin ini turut hadir Kepala Madrasah, Ela Nurlaela, M. Pd., Kepala Tata Usaha, serta seluruh GTK MAN 3 Majalengka. Bertugas sebagai petugas upacara adalah siswa-siswi dari kelas XI C, yang melaksanakan perannya dengan penuh tanggung jawab dan kedisiplinan.

Saturday, October 4, 2025

Batik Bukan Sekadar Tren, Tapi Cermin Karakter dan Jati Diri Bangsa

Majalengka, 2 Oktober 2025 — Suasana halaman MAN 3 Majalengka tampak semarak pada peringatan Hari Batik Nasional. Seluruh siswa dan guru kompak mengenakan batik dengan aneka motif dan warna, menampilkan keindahan sekaligus kebanggaan terhadap warisan budaya Indonesia.

Kepala MAN 3 Majalengka, Hj. Ela Nurlaela, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya mengikuti peringatan tahunan semata.
“Kegiatan Hari Batik Nasional di MAN 3 Majalengka bukan hanya ikut tren semata, tapi lebih ke penguatan karakter dan jati diri bangsa Indonesia dalam diri para siswa MAN 3 Majalengka. Melalui batik, kami ingin menumbuhkan kebanggaan, tanggung jawab, serta semangat untuk menjaga warisan budaya bangsa,” ujarnya.


๐Ÿงต Sejarah Singkat Batik Indonesia

Batik merupakan salah satu warisan budaya paling berharga milik Indonesia. Seni menghias kain ini telah berkembang sejak berabad-abad lalu di berbagai daerah, terutama di Yogyakarta, Surakarta, Pekalongan, dan Cirebon. Setiap daerah memiliki corak dan filosofi khas yang menggambarkan pandangan hidup masyarakatnya.

Pada 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan batik Indonesia sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan (Intangible Cultural Heritage of Humanity). Sejak saat itu, tanggal 2 Oktober diperingati setiap tahun sebagai Hari Batik Nasional, sebagai bentuk pengakuan dunia terhadap keindahan dan nilai filosofis batik Indonesia.


๐ŸŽฏ Tujuan dan Nilai Pelestarian Batik

Pelestarian batik bukan hanya menjaga motif dan teknik, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi generasi muda. Adapun tujuan pelestarian batik di lingkungan pendidikan antara lain:

  1. Menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa.

  2. Menjaga identitas nasional di tengah pengaruh globalisasi.

  3. Melestarikan keterampilan tradisional agar tidak punah ditelan zaman.

  4. Menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti ketekunan, kesabaran, dan tanggung jawab.

  5. Mendorong ekonomi kreatif dan kewirausahaan berbasis budaya.


๐ŸŒฟ Manfaat Batik untuk Kearifan Lokal

Dengan mengenakan batik, siswa MAN 3 Majalengka belajar lebih dari sekadar berpenampilan rapi. Mereka memahami makna filosofis di balik motif, menghargai proses kreatif pengrajin lokal, serta ikut menjaga kearifan budaya daerah.
Selain itu, menggunkan batik di lingkungan madrasah — sebuah langkah nyata menuju pembelajaran kontekstual berbasis budaya.


๐Ÿ‘ฉ‍๐ŸŽจ Antusiasme Siswa

Salah satu siswi, Ayesha (kelas XII A), mempunyai kesan tersediri di Hari Batik Nasional tahun ini.

“Saya jadi tahu kalau setiap motif batik punya makna sendiri. menngunakan batik juga mengajarkan keindahan dan kesederhanaan. Ternyata belajar budaya bisa sangat menyenangkan,” ujarnya sambil memperlihatkan batik yang digunakannya.


๐Ÿ•Š️ Menjaga Warisan, Membangun Karakter

Melalui kegiatan ini, MAN 3 Majalengka menegaskan komitmennya untuk menjadikan pendidikan sebagai sarana membentuk generasi berkarakter, kreatif, dan mencintai budaya bangsa. Batik tidak lagi sekadar pakaian, tetapi simbol jati diri, kebanggaan, dan cinta tanah air yang melekat dalam diri setiap siswa madrasah.


๐Ÿ–‹️ Redaksi Buletin Jurnalistik MAN 3 Majalengka