Pusat Informasi dan Publikasi MAN 3 Majalengka
Showing posts with label Literasi Digital. Show all posts
Showing posts with label Literasi Digital. Show all posts

Thursday, February 5, 2026

PODCAST MAN 3 MAJALENGKA KREATIFKAN STRATEGI REKRUTMEN MURID BARU

       

             Podcast Man 3 Majalengka diinisiasi oleh ide besar Kepala Madrasah, Ela Nurlaela, M. Pd yang berharap adanya ikhtiar optimalisasi peran media sosial yang dimiliki madrasah dan ekstrakulikuler. Setiap media social diharapkan mampu berperan dalam publikasi kegiatan dan rencana program madrasah.

Media sosial menjadi tempat bercengkerama para netizen lintas generasi. Tempat interkasi ini menjadi pilihan yang terbaik untuk medeklarasikan keterbukaan informasi dan jalan ninja kehumasyan guna ketercapaian penerimaan dari stakeholder Madrasah. Dari Mulai murid dan calon murid hingga orang tua murid dan orang tua calon murid, dominan berinteraksi di wasilah kekinian tersebut.

 Kreatifitas strategi

Sebagai kepala Madrasah, Ela berharap semua tayangan Podcast dijadikan sebagai mercusuar dengan jangkaun yang jauh. Pada pelaksanaanya mercusuar ini meniscayakan tersebarnya berita-berita tentang MAN 3 Majalengka melalui penayangan video obrolan santai tapi berbobot itu.

Ide ini terlontar dalam kesempatan diskusi Bersama tenaga pendidik dan kependidikan MAN 3 Majalengka pada awal semester genap tahun Pelajaran 2025/2026. Ela memaparkan strategi Sistem Penerimaan Murid Baru di awal tahun Pelajaran yang akan datang. Salah satu yang dicetuskan olehnya adanya kreatifitas baru dalam mengemas misi rekrutmen siswa ini melalui usaha mempublikasikan Madrasah lewat jalur dalam jaringan atau online berbasis media social yang trending.

Pilihan Podcast sebagai jalur publikasi bukan tanpa Analisa. Media social kekinian kerap menampilan Podcast sebagai adegan obrolan ringan membahas tema-tema yang pada hakikatnya berat, akan tetapi ditampilkan dengan kalimat-kalimat yang ringan dan mudah dimengerti pemirsa. Dipilihlah ekstrkulikuler Jurnalistik untuk menggawangi program Podcast besutan pemimpin Perempuan kekinian ini.

Strategi yang kreatif sangat dibutuhkan dalam berkontestasi di musim rekrutmen murid baru tahun depan. Pemanpatan fasilitas multimedia yang madrasah miliki dan pemberdayaan esktrakulikuler yang juga mengawal visi misi madrasah menjadi 2 garda utama dalam pelaksaanaan strategi kreatif Bernama Podcat ini, jelas Ela Nurlaela.

Podcast dan Jurnalistik

Menjadi leading sector program yang sama sekali baru di lingkungan MAN 3 Majalengka, ekstrakulikuler Jurnalistik merasa tertantang dan melabeli dirinya sebagai pembelajar keras (Hard leaner). Sebagaimana di katakan Firman Saefatullah, M. Pd selaku Pembina ekstrakulikuler Jurnalsitik Mantika bahwa Untuk menyiapkan adegan ngobrol santai yang direkam secara ciamik tentu membutuhkan persiapan yang tidak sederhana.

Program baru ini menjadi tantangan yang diawal menerimanya tidak mudah kita urai dari mana kita memulainya, akan tetapi berkat arahan dari bu kepala Madrasah yang menghendaki Beber bari Layar (sunda red) maka Bismillah kita melabuhkan prinsip melaksanakan amanh dengan Learning by Doing. Sehingga dapat dilalui tahapan yang kita urai dari mulai menyiapkan perangkat baik keras maupun halus sampai membekali SDM siswa jurnalsitik dengan ilmu komunikasi dan operasinoal perangkat tadi. Ujar Firman.

Uji coba menjadi pintu gerbang pelaksanaan program ini, nara sumber dan pembawa acara yang dipirsakanpun masih gagap kamera. Dalam kesempatan lain kamera masih belum mau bersahabat dengan perangat lainnya. Audio yang tidak sinkron dengan tangkapan gambar masih sering ditemui. Tantangan yang ada tidak menjadikan aral bagi semua crew Jurnalistik mantika. Justru apa yang ditemui dijadikan sebagai sumber belajar untuk menciptakan adegan ngobrol santai yang mendekati sempurna. Pungkas Firman.

Monday, August 12, 2024

Implementasi Mata Pelajaran Informatika pada Kurikulum Merdeka

 

Informatika merupakan mata pelajaran yang memerlukan laboratorium komputer untuk proses pembelajaran, sehingga keberadaan laboratorium komputer yang representatif sangat membantu proses pembelajaran menjadi lebih maksimal.

Mata pelajaran Informatika hendaknya menjadi solusi terhadap minat peserta didik yang akan melanjutkan pendidikannya dengan jurusan ilmu komputer baik kependidikan maupun non kependidikan.

Maka pada kurikulum merdeka, mata pelajaran Informatika tidak lagi dalam bentuk bimbingan atau konseling yang dilaksanakan hanya sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan bersifat kondisional.

Dengan praktikum di laboratorium komputer peserta didik lebih antusias mempraktikkan materi yang diajarkan dan lebih mudah memahaminya.

Mata pelajaran Informatika dalam Kurikulum Merdeka mencakup berbagai topik yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan teknologi siswa. Berikut adalah beberapa elemen utama yang diajarkan dalam mata pelajaran Informatika di Kurikulum Merdeka:

  1. Berpikir Komputasional (BK): Meliputi konsep pencarian, pengurutan, tumpukan, dan antrean.
  2. Algoritma dan Pemrograman (AP): Mempelajari algoritma dasar dan bahasa pemrograman seperti C.
  3. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Integrasi konten aplikasi perkantoran dan fitur lanjutannya.
  4. Sistem Komputer (SK): Mengenal komputer dan komponennya, serta sistem operasi.
  5. Jaringan Komputer dan Internet (JKI): Pembelajaran tentang jaringan lokal, internet, dan proteksi data.
  6. Analisis Data (AD): Pengenalan perkakas analisis data, koleksi data, dan visualisasi data.
  7. Dampak Sosial Informatika (DSI): Membahas sejarah perkembangan komputer, aspek ekonomi dan hukum, serta karier di bidang informatika.
  8. Praktika Lintas Bidang (PLB): Proyek-proyek praktis yang melibatkan berbagai bidang informatika.

 Materi ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang teknologi informasi dan komunikasi, serta keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan karier masa depan.

Wednesday, August 7, 2024

Ekskul KIR Memfasilitasi Peserta Didik Berpikir Kritis dan Ilmiah

Gambar 1. Ekstra Kurikuler KIR

Madrasah penyelenggara Riset merupakan inisiasi Kementerian Agama RI. Madrasah Unggulan terdiri dari dua kategori yaitu Unggul Eksklusif dan Unggul Alami. Dari dua kategori tersebut Madrasah berkembang dan beragam keunggulannya sehingga ada istilah Madrasah riset, Madrasah inklusi, Madrasah literasi, Madrasah tahfidz, Madrasah ramah anak, Madrasah Adiwiyata dan lainnya.

Penetapan MAN 3 Majalengka berdasar SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6757 Tahun 2020 tentang Madrasah Penyelenggara Riset Tahun 2020. Menindaklanjuti hal tersebut maka pengenalan tentang penelitian yang dikemas dalam mata pelajaran Riset menjadi salah satu mata pelajaran yang diberikan kepada peserta didik mulai dari kelas X, XI, dan XII.

Mata pelajaran Riset menjadi program unggulan yang tersaji dalam struktur kurikulum madrasah untuk menjadikan MAN 3 Majalengka sabagai Madrasah Aliyah Penyelenggara Riset. Mata pelajaran Riset diberikan kepada peserta didik untuk membentuk minat terhadap penelitian ilmiah dan melatih peserta didik berpikir kritis sejak usia remaja.

Gambar 2. Pembelajaran Riset

Menyikapi hal tersebut MAN 3 Majalengka memfasilitasi peserta didik dengan kegiatan Ekstra Kurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) yang didukung sepenuhnya oleh program Literasi Madrasah, mata pelajaran Informatika untuk pemanfaatan Literasi Digital sebagai Media Publikasi karya peserta didik, dan mata pelajaran Riset dibawah Pembina Ekstra Kurikuler KIR, Lilis Juwita, S.Kom Guru MAN 3 Majalengka yang mengampu mata pelajaran Informatika dan Riset, serta tergabung sebagai Tim Peyusun Buku Informatika SMA/MA.  

Kontributor: Lilis Juwita, S.Kom

Guru Mata Pelajaran Informatika dan Riset




Tuesday, January 16, 2024

Literasi Madrasah

Gambar 1. Diskusi
       

Bergabung dengan Writer Club Mantika untuk bersama-sama menciptakan ekosistem literasi dan pendidikan yang berkemajuan di lingkungan madrasah.




Lilis Juwita, S.Kom guru mata pelajaran Informatika MAN 3 Majalengka selain aktif sebagai Penulis Buku Ajar Informatika bersama Penerbit Andi, Ia juga aktif sebagai Penyala setelah bergabung dengan Nyalanesia menjadi Penggerak Literasi Daerah.

Program kerja yang dilakukan adalah membentuk sebuah komunitas literasi di lingkungan MAN 3 Majalengka sejak tahun 2021 yang diberi nama Writer Club Mantika. Kegiatan yang dilaksanakan Writer Club Mantika disesuaikan dengan minat dan kemampuan peserta didik yaitu:

Gambar 2. Presentasi Karya
  1. Membaca puisi
  2. Monolog
  3. Diskusi
  4. Menulis puisi
  5. Menulis artikel
  6. Menulis cerpen
  7. Menulis makalah



Gambar 3. Menulis

Tahun pelajaran 2023-2024 menambahkan program baru yaitu menerbitkan dan mempublikasikan karya tulis peserta didik yang dibimbing melalui mata pelajaran lain yang diampunya yaitu mata pelajaran Riset Humaniora. Kegiatan ini bermuara dengan menerbitkan karya berupa buku.


Serangkaian program tersebut mengantarkan Lilis Juwita, S.Kom sebagai Kandidat Penggerak Literasi Nasional di tahun 2023. Agenda rutin adalah membersamai Writer Club Mantika mengikuti beberapa lomba yang dilaksanakan secara Online dan Offline.

Gambar 4. Lomba

Suatu kebanggaan ketika peserta didik berhasil mengukir prestasi di bidang literasi 5 siswa terbaik yang berprestasi di bidang cipta puisi, membaca puisi dan monolog mewakili MAN 3 Majalengka berhasil membawa pulang dua buah piala atas nama Ridho Satya Rezky sebagai Juara 1 Cipta Puisi Instan, dan Namira Hilwa Az-Zahra Juara 2 Monolog pada event Bulan Bahasa yang diselenggarakan oleh Himabahasa STKIP YASIKA Majalengka tgl 21-22 Nov 2023.

Gambar 5. Literasi Digital


Bersama Writer Club Mantika mengembangkan literasi madrasah dengan  membentuk sebuah ekosistem yang didukung oleh teknologi terintegrasi, yang didesain untuk mampu menciptakan akselerasi bagi tercapainya segenap harap dan visi.


Pengembangan selanjutnya akan mengolaborasikan literasi dengan mata pelajaran Informatika sejalan dengan literasi digital yang mengusung empat pilarnya yaitu cakap digital, aman digital, budaya digital, dan etika digital untuk membentuk masyarakat digital di lingkungan MAN 3 Majalengka.