Pusat Informasi dan Publikasi MAN 3 Majalengka

Tuesday, August 11, 2026

Masa Peralihan

Masa peralihan dari MTs (Madrasah Tsanawiyah) ke MA (Madrasah Aliyah) merupakan fase penting dalam perjalanan pendidikan seorang siswa. Perubahan ini bukan sekadar perpindahan jenjang, tetapi juga transisi menuju kedewasaan akademik dan emosional. Di MTs, siswa lebih banyak diarahkan pada pembentukan dasar-dasar ilmu dan karakter, sementara di MA mereka dituntut untuk lebih mandiri, kritis, dan siap menghadapi tantangan yang lebih kompleks.

Salah satu hal yang perlu disikapi adalah penyesuaian pola belajar. Di MA, materi pelajaran lebih mendalam dan menuntut keterampilan analisis yang lebih tinggi. Oleh karena itu, siswa harus membiasakan diri dengan metode belajar yang lebih terstruktur, seperti membuat rangkuman, refleksi, dan diskusi kelompok. Selain itu, penting untuk menjaga keseimbangan antara akademik dan pengembangan diri, misalnya melalui kegiatan ekstrakurikuler, organisasi, atau proyek kreatif.

Tidak kalah penting adalah kesiapan mental dan spiritual. Masa remaja sering kali penuh dengan pencarian jati diri, sehingga bimbingan guru dan dukungan orang tua sangat diperlukan. Dengan sikap terbuka, semangat belajar, dan kesadaran akan tanggung jawab, masa peralihan ini dapat menjadi kesempatan emas untuk tumbuh menjadi pribadi yang matang, berkarakter, dan siap melangkah ke masa depan.

Thursday, August 6, 2026

Tembus Porseni Jabar, Siswa MAN 3 Majalengka Perkuat Tim Voli Kabupaten Majalengka


Jatiwangi (MANTIKA)
— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MAN 3 Majalengka. Dera Rizky, siswa kelas XI-B, dipastikan lolos sebagai atlet cabang olahraga bola voli yang akan memperkuat kontingen Kabupaten Majalengka pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Dera berhasil melewati seleksi atlet yang diselenggarakan di MAN 1 Majalengka, Talaga, Kamis (6/8/2026). Seleksi itu mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai madrasah di Kabupaten Majalengka untuk memperebutkan kesempatan tampil pada ajang Porseni tingkat provinsi.

Keberhasilan Dera menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di MAN 3 Majalengka terus berjalan secara konsisten. Melalui latihan yang terprogram dan pendampingan yang berkelanjutan, madrasah berupaya mengembangkan potensi peserta didik agar mampu berprestasi di berbagai ajang kompetisi.

Pembina olahraga sekaligus pendamping atlet Porseni MAN 3 Majalengka, Siti Mutia Anggraeni, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kesungguhan Dera dalam menjalani setiap proses latihan.

"Alhamdulillah, Dera mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya selama seleksi. Hasil ini merupakan buah dari latihan yang disiplin dan semangat yang terus dijaga. Semoga pada Porseni tingkat Provinsi Jawa Barat nanti ia dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Majalengka," tuturnya.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi penyemangat bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan sesuai bidang yang diminati. Madrasah, lanjutnya, akan terus memberikan ruang pembinaan agar semakin banyak siswa mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.

Setelah dinyatakan lolos, Dera akan mengikuti pemusatan latihan bersama kontingen Kabupaten Majalengka. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi persaingan di tingkat provinsi, baik melalui penguatan teknik, peningkatan kondisi fisik, penyusunan strategi permainan, maupun pembentukan mental bertanding.

Keberhasilan ini menambah deretan prestasi nonakademik MAN 3 Majalengka sekaligus mempertegas komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh. Selain mencetak lulusan yang unggul secara akademik, MAN 3 Majalengka juga terus mendorong lahirnya generasi yang berprestasi, sportif, dan mampu membawa nama baik madrasah pada berbagai ajang kompetisi.