Majalengka (MAN 3 Majalengka) — Belajar tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Siswa kelas XI-A MAN 3 Majalengka mendapatkan pengalaman belajar langsung melalui praktik budidaya tanaman kangkung dalam pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan, mulai dari menanam, merawat, mengamati pertumbuhan, hingga mempresentasikan hasilnya di depan kelas.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 7 Oktober 2026 tersebut didampingi oleh guru mata pelajaran, Megawati Sinurat, S.Pd. Selama kurang lebih satu bulan, siswa bekerja secara berkelompok untuk merawat tanaman kangkung sebelum mempresentasikan hasil budidayanya.
Setiap kelompok menjelaskan proses yang telah dilakukan, mulai dari penanaman hingga perawatan. Tanaman kangkung yang berhasil tumbuh juga ditampilkan sebagai bukti dari proses dan tanggung jawab kelompok.
Kreatif Manfaatkan Bahan Bekas
Hal menarik terlihat dari wadah yang digunakan untuk menanam kangkung. Siswa memanfaatkan berbagai bahan bekas dan mengubahnya menjadi wadah tanaman yang memiliki nilai guna sekaligus nilai estetika.
Kegiatan tersebut tidak hanya mengajarkan teknik budidaya, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kreatif dan memanfaatkan barang yang masih dapat digunakan.
Menurut Megawati Sinurat, S.Pd., praktik secara langsung memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran yang hanya dilakukan melalui teori.
“Melalui praktik budidaya ini, siswa tidak hanya belajar bagaimana menanam dan merawat kangkung, tetapi juga belajar bekerja sama, bertanggung jawab, mengamati proses pertumbuhan, serta menyampaikan hasil pekerjaan melalui presentasi,” ungkap Megawati Sinurat, S.Pd.
Dari Merawat Tanaman hingga Berani Tampil
Presentasi menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Setiap kelompok berusaha menyampaikan hasil kerja dengan percaya diri di hadapan teman-teman sekelas.
Selain memahami proses budidaya, siswa juga mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kreatif, dan mempertanggungjawabkan hasil kerja.
Megawati Sinurat, S.Pd. menambahkan bahwa pembelajaran berbasis praktik diharapkan dapat membantu siswa memahami bahwa sebuah hasil tidak diperoleh secara instan, tetapi membutuhkan proses dan ketekunan.
“Kami ingin siswa memahami bahwa setiap hasil membutuhkan proses. Dari menanam, merawat, menghadapi kendala, sampai mempresentasikan hasil, semuanya menjadi pengalaman yang dapat membentuk sikap disiplin, mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Harapan
Melalui praktik budidaya kangkung, siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang budidaya tanaman, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemanfaatan bahan bekas sebagai wadah tanaman juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas mampu mengubah sesuatu yang sederhana menjadi lebih bermanfaat.
Dari benih yang ditanam hingga keberanian untuk tampil di depan kelas, siswa belajar bahwa setiap proses membutuhkan ketekunan, kreativitas, dan tanggung jawab. Dari tanam hingga tampil, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan belajar yang menumbuhkan keterampilan sekaligus karakter.
Kontributor : Megawati

.jpeg)
No comments:
Post a Comment